Tabel Angsuran Koperasi Berkat

Di Indonesia beragam koperasi simpan pinjam memang telah menjamur dimana-mana. Salah satu dari koperasi simpan pinjam tersebut adalah Koperasi Berkat. Anda dapat mengajukan pinjaman sebagai modal usaha ataupun untuk pembelian barang. Koperasi Berkat menyediakan jasa pinjaman dana tunai yang sistem pengembaliannya berpedoman pada tabel angsuran Koperasi Berkat.

Syarat Pinjaman

Sebetulnya, syarat yang ditetapkan untuk pengajuan pinjaman atau kredit di bank, multifinance, dan koperasi hampir sama terutama dokumen yang diperlukan. Simak persyaratan pengajuan pinjaman dana di Koperasi Berkat berikut untuk lebih jelasnya.

  • Berstatus sebagai WNI (Warga Negara Indonesia)
  • Berstatus sebagai anggota dari Koperasi Berkat
  • Telah membayar simpanan pokok
  • Rutin membayar simpanan wajib
  • Mempunyai penghasilan tetap per bulan
  • Fotokopi KTP nasabah beserta pasangannya apabila telah menikah
  • Fotokopi buku nikah apabila telah menikah
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Slip gaji bagi karyawan atau surat keterangan penghasilan bagi pengusaha
  • Fotokopi rekening listrik
  • Jaminan atau agunan

Prosedur Pengajuan Pinjaman

Pengajuan pinjaman dana tak hanya dapat dilakukan di bank atau multifinance saja. Di koperasi simpan pinjam juga dapat dilakukan pengajuan pinjaman dana. Namun sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda mengetahui prosedurnya terlebih dahulu. Berikut adalah langkah yang perlu Anda lakukan saat mengajukan pinjaman di koperasi.

  1. Mengunjungi Koperasi Berkat yang berada di kota Anda tinggal
  2. Apabila belum memenuhi syarat sebagai anggota Koperasi Berkat, Anda harus mendaftar terlebih dahulu.
  3. Menuju customer service untuk pendaftaran. Anda akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran dan membayar simpanan pokok yang dibayar sekali saat pertama kali menjadi anggota koperasi.
  4. Setelah pendaftaran anggota selesai, konsultasikan mengenai pinjaman yang akan Anda ajukan beserta sistem pembayaran angsuran menurut tabel angsuran Koperasi Berkat.
  5. Apabila sudah mantap untuk mengajukan pinjaman, persiapkan segala persyaratannya. Jangan sampai ada yang terlupakan dan tertinggal.
  6. Mengumpulkan seluruh persyaratan ke pengurus koperasi agar segera dianalisis untuk persetujuan pinjaman.
  7. Menunggu hasil keputusan koperasi.
  8. Anda akan dihubungi oleh pihak koperasi mengenai pinjaman yang Anda ajukan.
  9. Melakukan kesepakatan dengan pihak koperasi mengenai jenis angsuran yang dipilih dalam tabel angsuran Koperasi Berkat.
  10. Melakukan proses pencairan dana pinjaman di koperasi.
  11. Melakukan proses pengangsuran sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati kedua belah pihak.

Tips Pengajuan Kredit Disetujui

1. Paham mengenai aturan dan ketentuan yang berlaku

Paham akan ketentuan yang berlaku di koperasi tentu sangatlah penting. Ketahui dan pahamilah informasi-informasi penting dari koperasi mengenai pinjaman. Jangan sampai terlewat informasi yang penting karena dapat menyebabkan pinjaman Anda tidak disetujui bahkan dapat merugikan Anda sendiri.

2. Memperhatikan dokumen-dokumen persyaratan

Saat akan mengumpulkan persyaratan, cek kembali kelengkapan dokumen. Jangan sampai ada yang tertinggal. Selain itu Anda juga harus mengecek apakah terdapat dokumen yang tidak terbaca atau blur. Karena dokumen yang dikumpulkan berupa fotokopi dan terkadang tidak terbaca. Jadi siapkan dokumen yang dapat terlihat jelas, agar mengurangi risiko kesalahan data.

3. Mengajukan pinjaman dengan nominal yang rasional

Pikirkan dengan matang mengenai nominal yang diajukan. Sesuaikan juga dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Pikirkan kondisi Anda saat masa mengangsur nantinya. Jangan sampai Anda kekurangan dana dan terjadi kredit macet.

Kelebihan dan Kekurangan

  • Mekanisme dan prosedur pengajuan pinjaman mudah
  • Syarat peminjaman mudah untuk dipenuhi
  • Suku bunga rendah tidak akan membebankan nasabah
  • Proses pencairan dana pinjaman yang telah disetujui cepat dan mudah
  • Bisa mengajukan pinjaman tanpa jaminan tetapi batas nominal pinjaman kecil
  • Jumlah pinjaman dibatasi atau plafon pinjaman tidak terlalu besar
  • Kalah unggul dengan bank dalam bidang manajemen, finansial dan sarana lainnya.
  • Kalah saing dengan badan usaha keuangan lain seperti bank dan multifinance
  • Terdapat simpanan wajib yang harus dibayarkan anggota setiap bulannya
  • Terkadang terjadi konflik atau kesalahpahaman antar anggota bahkan dengan pengurus koperasi

Berdasarkan ulasan di atas Anda dapat memikirkan dan memutuskan akan mengajukan pinjaman pada koperasi tersebut atau tidak. Sebelum mengajukan pinjaman ada baiknya melakukan simulasi kredit terlebih dahulu dengan berdasar tabel angsuran yang berlaku.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan